Selamat Datang, Daftar | Login Halaman Depan   Keranjang Belanja    Panduan Belanja   Cara Mendapatkan Katalog
 
   
Pakaian Pria Pakaian Wanita Sepatu Pria Sepatu Wanita Tas Anak- anak Aksesoris Trekking
Artikel
Sifat- sifat bahan serat nilon
Nov 1, 2010
Poliamida (nylon) merupakan serat yang kuat. Nylon yang cukup mahal ialah supernilon yang dapat ditenun menjadi kain-kain yang indah, baik yang menyerupai tweed maupun yang menyerupai brokat emas atau sutera.

Sifat-sifat nylon adalah sebagai berikut:
• Kuat dan tahan gesekan.
• Daya mulurnya besar, kalau diregang sampai 8%, benang akan kembali pada panjang semula, tetapi kalau terlalu regang, bentuk akan berubah.
• Kenyal, tidak mengisap lengas atau air sehingga mudah kering. Baik digunakan untuk pakaian bepergian terutama pakaian dalam karena ringan dan cepat kering.
• Pada umumnya tidak tahan panas, kalau bahan di seterika harus dicoba terlebih dahulu dengan temperatur yang rendah.
• Larut dalam phenol, tetapi kalau dipakai phenol cair akan mengerit dan dapat digunakan untuk membuat hiasan-hiasan.
• Tahan lindi/alkali dan tidak tahan chlor.
• Tahan air garam (baik untuk tali dan jala ikan).
• Tahan ngengat/cendawan.
• Jika dibakar terlihat meleleh, tidak menyala dan membentuk tepi berwarna coklat.
• Untuk memperbaiki kualitas nylon dapat dibuat kain renda (lece), dibuat lubang- lubang dan diselesaikan tepinya dengan cat nylon dan disempurnakan melalui proses nylonizing hingga dapat lebih mengisap, lembut, dan lemas.
• Mengingat kekuatan nylon yang sangat tinggi maka nylon sangat baik untuk dibuat kain parasut, tali temali yang memerlukan kekuatan tinggi, benang ban terpal, jala dan untuk tekstil industri lainnya. Selain untuk keperluan industri, nylon juga dapat dipakai untuk bahan pakaian, terutama untuk pakaian wanita, kaus kaki dan tekstil rumah tangga seperti gorden jendela atau pintu. Selain itu nylon juga digunakan untuk kain kursi, permadani dan kain penyaring.
• Teknik pemeliharaan kain nylon adalah sebagai berikut:
• Nylon putih setelah dipakai hendaknya segera dicuci karena bisa menjadi kuning.
• Bahan tidak perlu direndam lama karena kotoran hanya menempel.
• Cuci dengan cara diremas-remas dalam air sabun suam-suam kuku dan bilas dalam air suam-suam kuku juga.
• Gantung basah-basah sampai kering dan tidak perlu diperas. Seterika dengan panas rendah jika diperlukan.
Arsip Berita
Bahan pelapis interlining Nov 1, 2010
Sejarah cetak saring atau sablon di Indonesia Oct 31, 2010
Produk Bank Syariah - Giro Nov 27, 2010
Kain tenun tradisional Oct 30, 2010
Akuntansi untuk perusahaan konstruksi Nov 13, 2010
Jenis- jenis benang menjahit Nov 1, 2010
Jenis kain tenun satin Oct 31, 2010
Pengemasan busana Nov 1, 2010
Jenis tenunan polos & kepar Oct 31, 2010
Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi Nov 27, 2010
 Cek Kode Produk
Masukkan Kode
 
 Cari Komentar Anda
Masukkan Email
 
Lihat semua komentar
 Informasi
Program Cashback
Tentang Kami
Cara Menjadi Agen
Sistem Pemasaran Agen
Cara Berbelanja
Cara Pembayaran
Biaya Pengiriman
Proses Pengiriman
Cara Retur Barang
Hubungi Kami
 
 
Cara Belanja | Cara Pembayaran | Proses Pengiriman | Biaya Pengiriman | Garansi Barang | Cara Menjadi Agen | Hubungi Kami
Copyright@2010 - All rights reserved