|
| |
| Artikel |
| |
| Salam dan salam paralel dalam perbankan Syariah |
| Nov 27, 2010 |
| |
Berikut adalah beberapa hal yang berkaitan dengan produk Salam dan salam paralel dalam perbankan Syariah:
1. adalah pembiayaan berdasarkan jual-beli barang dengan cara pemesanan dan pembayaran dilakukan dimuka dengan syaratsyarat tertentu
2. dalam pembiayaan ini bank bertindak selaku pembeli sedangkan nasabah bertindak selaku penjual. Uang pembelian diberikan di muka kepada nasabah
3. Karena barang akan dikirimkan kemudian, maka nasabah selaku penjual berutang kepada bank
4. Biasanya diterapkan untuk pembiayaan produk pertanian atau produk-produk yang terstandarisasi
5. Bank hanya mendapat keuntungan apabila komoditi yang dikirim oleh nasabah dijual dengan harga yang lebih tinggi
6. Bank dapat menjual barang tersebut sebelum jatuh tempo kepada pihak lain dengan cara yang sama (salam), tapi tidak boleh dikaitkan dengan salam yang pertama. Bila hal ini yang terjadi maka salamnya adalah Salam paralel
7. Apabila dijual kembali kepada nasabah dengan harga yang lebih tinggi dikhawatirkan terkena riba
8. Apabila nasabah gagal (wan prestasi, default) dalam menyerahkan barang yang dipesan, maka kewajiban terhadap bank tidak berubah. Penyerahan barang harus tetap dilakukan walaupun harus ditunda karena kegagalan
9. Jika bank setuju, modal bank dikembalikan senilai ketika pertama kali diberikan |
| |
| Arsip Berita |
| |
| Pengertian penjualan konsinyasi |
Nov 27, 2010 |
|
| Pola Dasar Anak-Anak |
Nov 2, 2010 |
|
| Membuat pola busana bagian badan atas belakang |
Nov 2, 2010 |
|
| Budaya dan komunikasi |
Dec 28, 2010 |
|
| Pengertian Istishna paralel |
Nov 27, 2010 |
|
| Unsur desain garis |
Nov 2, 2010 |
|
| Sifat- sifat bahan serat asbes |
Nov 1, 2010 |
|
| Istilah cetak saring atau sablon |
Oct 31, 2010 |
|
| Bahan serat buatan |
Nov 1, 2010 |
|
| Tukar Tambah atau Trade In |
Nov 27, 2010 |
|
|
|
|
|
|
|
|
| |