Selamat Datang, Daftar | Login Halaman Depan   Keranjang Belanja    Panduan Belanja   Cara Mendapatkan Katalog
 
   
Pakaian Pria Pakaian Wanita Sepatu Pria Sepatu Wanita Tas Anak- anak Aksesoris Trekking
Artikel
Menggambar perbandingan tubuh
Nov 2, 2010
Perbandingan tubuh menurut desain busana dibuat dengan ukuran tinggi tubuh 8 kali tinggi kepala atau 8 ½ tinggi kepala, ini biasanya disebut dengan anatomi model. Namun untuk keperluan desain ilustrasi proporsi tubuh dibuat lebih tinggi, 10 x tinggi kepala dan bahkan ada yang membuat 11 x tinggi kepala.

Perbandingan tinggi dan lebar tubuh biasanya diukur berdasarkan tinggi kepala, misalnya tinggi tubuh 8 ½ kali tinggi kepala. Jika tinggi kepala 3 cm maka tinggi tubuh adalah 8 ½ x 3 cm = 25 ½ cm. Ukuran tersebut merupakan ukuran yang digunakan untuk menggambar bagian-bagian tubuh mulai dari ubun-ubun sampai ujung kaki. Untuk menggambar anatomi tubuh untuk desain busana ini, ukuran dan perbandingan yang dipakai ialah tinggi kepala 3 cm, namun bisa juga kita ambil ukuran lain seperti 2 ½ cm atau 2 cm dan dapat pula lebih dari 3 cm tergantung pada gambar yang kita inginkan.

Ikuti langkah-langkah berikut ini.
a. Buat garis pertolongan tegak lurus dan beri nama titik O dan X. Titik O terletak pada bagian ubun-ubun dan X terletak pada ujung kaki. Panjang garis O-X adalah tinggi tubuh berdasarkan tinggi kepala. Misalnya tinggi kepala yang diinginkan 3 cm maka panjang O-X = 8 ½ x 3 cm = 25 ½ cm. Jadi panjang O-X = 25 ½ cm dan jarak 0 – 1 = 3 cm. Bagi titik O-X menjadi 8 ½ bagian.
b. Tandai titik 0, 1, 1 ½ , 2, 3, 4, 4 ¾ , 5 3/4, 7, 8, 8 1/6, 8 ½ seperti letak-letak bagian tubuh pada tabel 2 di atas. Hubungkan garis-garis tersebut menggunakan garis lurus untuk garis pertolongan seperti gambar di bawah, sehingga terbentuk sketsa tubuh yang belum sempurna atau belum berdaging.

0-1 = tinggi kepala dan lebar kepala adalah 2/3 x tinggi kepala = 2 cm 1-1 ½ = tinggi leher dan lebar leher = ½ lebar kepala lebar bahu = 2 x lebar kepala
2 = batas ketiak/dada
3 = batas pinggang dan siku, lebar pinggang = lebar kepala
4 = batas pinggul dan pergelangan tangan, lebar panggul = 2 x lebar kepala
4 ¾ = ujung jari tangan
5 3/4 = lutut dan jarak lutut = lebar kepala
7 = betis
8 = pergelangan kaki
8 1/6 = tumit dan jarak tumit = lebar kepala
8 ½ = ujung jari kaki dan jarak ujung jari kaki = lebar kepala

c. Bentuk bagian tubuh sehingga terlihat seperti sudah ada dagingnya dengan bantuan garis di atas.

d. Hapus garis bantu dan rapikan gambar anatomi yang dibuat sehingga  diperoleh sebuah anatomi tubuh yang utuh yang dapat divariasikan gerak dan gayanya.

e. Sempurnakan gambar dengan melengkapi bagian-bagian di wajah dan menyempurnakan bentuk bagian-bagian tubuh seperti bentuk badan, pinggang, panggul, paha, betis, tangan, dan kaki seperti pada gambar di bawah ini.

f. Anatomi ini dapat diubah gerak dan gayanya dengan cara membuat rangka benang atau rangka balok. Anatomi tubuh sudah dapat digunakan sebagai pedoman dalam menggambar bermacam-macam busana.

Arsip Berita
Cetak saring dengan teknik sparasi Oct 31, 2010
Pengertian Ijarah operasional Nov 27, 2010
Cara menggambar pola dasar sistem so-en (skala 1:6) Nov 2, 2010
Pengelompokan warna Nov 2, 2010
Jenis- jenis benang menjahit Nov 1, 2010
Bahan kaos/ T-shirt katun, viskose, wol Oct 31, 2010
Jenis tenunan polos & kepar Oct 31, 2010
Penyelesaian gambar busana dengan cat air dan cat minyak Nov 2, 2010
Kain tenun tradisional Oct 30, 2010
Gambar huruf pada sablon baju kaos Oct 30, 2010
 Cek Kode Produk
Masukkan Kode
 
 Cari Komentar Anda
Masukkan Email
 
Lihat semua komentar
 Informasi
Program Cashback
Tentang Kami
Cara Menjadi Agen
Sistem Pemasaran Agen
Cara Berbelanja
Cara Pembayaran
Biaya Pengiriman
Proses Pengiriman
Cara Retur Barang
Hubungi Kami
 
 
Cara Belanja | Cara Pembayaran | Proses Pengiriman | Biaya Pengiriman | Garansi Barang | Cara Menjadi Agen | Hubungi Kami
Copyright@2010 - All rights reserved