Selamat Datang, Daftar | Login Halaman Depan   Keranjang Belanja    Panduan Belanja   Cara Mendapatkan Katalog
 
   
Pakaian Pria Pakaian Wanita Sepatu Pria Sepatu Wanita Tas Anak- anak Aksesoris Trekking
Artikel
Membuat Pola Busana dengan Teknik Kombinasi
Nov 2, 2010
Membuat pola busana dengan teknik kombinasi merupakan salah satu cara pembuatan pola dengan mengombinasikan teknik konstruksi A dengan teknik konstruksi B, teknik dressmaking dengan teknik konstruksi atau teknik konstruksi dengan teknik drapping. Pada bab ini dijelaskan cara membuat pola busana dengan kombinasi teknik konstruksi dengan teknik drapping. Tujuan dari teknik kombinasi adalah untuk membuat busana dengan desain- desain yang sulit seperti desain busana pesta. Untuk menggambar pola kombinasi sama halnya dengan membuat pola lainnya yang membutuhkan ukuran tubuh si pemakai. Ukuran yang diperlukan secara umum adalah: lingkar badan; lingkar pinggang; lingkar panggul; lingkar leher; panjang punggung; lebar punggung; panjang muka; lebar muka; panjang bahu; panjang sisi; panjang rok; panjang lengan; tinggi dada dan tinggi panggul.

Karena desain yang akan dibuat sangat sulit atau rumit, sebaiknya dikonstruksi berdasarkan pola dasar, baik pola dasar badan, rok dan lengan. Sebelum dibuat sebaiknya diuji cobakan terlebih dahulu. Menguji cobakan pola dapat dibuat dalam ukuran kecil (fragmen). Fragmen yang dibuat sebaiknya dari bahan yang sama dengan bahan pakaian yang sebenarnya. Jika harga bahan pakaian terlalu mahal, untuk bahan fragmen dapat diganti dengan bahan yang memiliki sifat yang sama atau mendekati dengan sifat bahan utama.

Dari desain di atas dapat kita analisa bahwa busana tersebut terdiri atas 2 bagian yaitu bagian dalam yang menggunakan bahan yang tidak transparan dan bagian luar yang didrapir di pinggang menggunakan bahan transparan dan melangsai. Busana bagian dalam dapat kita buat menggunakan teknik konstruksi yang dibuat berdasarkan pola dasar yang dikembangkan. Sedangkan busana bagian luar dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan teknik konstruksi atau dengan metode potong dan dapat juga menggunakan teknik drapping. Namun dari dua cara tersebut, teknik drapping dapat menghasilkan bentuk yang lebih bagus karena pola diperoleh dengan teknik langsung mengatur kain yang akan dijadikan busana pada dressform yang ukurannya sama dengan si pemakai. Jadi, dalam  pembuatan busana ini kita menggunakan teknik kombinasi antara teknik konstruksi dengan teknik drapping.
Arsip Berita
Bank Syariah di Indonesia Nov 27, 2010
Pengertian Termin (Progress Billing) Nov 13, 2010
Kunci komunikasi lintas budaya Dec 28, 2010
Jilbab Harga Grosir Dijual Eceran Oct 30, 2010
Metode kontrak selesai dalam akuntansi Nov 13, 2010
Faktor yang mempengaruhi komunikasi lintas budaya Dec 28, 2010
Bahan serat goni untuk tekstil Nov 1, 2010
Desain hiasan Nov 2, 2010
Penempatan pada bank lain Nov 27, 2010
Teknik menjahit kancing jepret Nov 1, 2010
 Cek Kode Produk
Masukkan Kode
 
 Cari Komentar Anda
Masukkan Email
 
Lihat semua komentar
 Informasi
Program Cashback
Tentang Kami
Cara Menjadi Agen
Sistem Pemasaran Agen
Cara Berbelanja
Cara Pembayaran
Biaya Pengiriman
Proses Pengiriman
Cara Retur Barang
Hubungi Kami
 
 
Cara Belanja | Cara Pembayaran | Proses Pengiriman | Biaya Pengiriman | Garansi Barang | Cara Menjadi Agen | Hubungi Kami
Copyright@2010 - All rights reserved