|
| |
| Artikel |
| |
| Empat karakteristik Pelayanan Prima |
| Dec 28, 2010 |
| |
Ada empat karakteristik yang dapat disikapi oleh pemimpin bisnis dalam hal pelayanan prima yang dapat memberikan nilai tambah pada perusahaan.
1. Mudah dan cepat.
Pada prinsipnya pola serta sistem pelayaan itu harus didesain sederhana, mudah dipahami baik oleh pelanggan maupun karyawan sendiri. Hal ini dapat saja dilengkapi oleh kecanggihan teknologi namun mudah dalam terapan tanpa menunda waktu.
2. Keterbukaan.
Buatlah pelanggan merasa diperhatikan secara tulus/tanpa pamrih dan terbuka, tidak seperti diakal-akali. Hati-hati, proof is a reality not a promise. Artinya pegang teguh segala janji dan iming-iming secara konsisten dan penuh komitmen. Akhir-akhir ini banyak ditemui, slogannya megah serta mewah. Iklannya tampak menjanjikan. Namun pada akhirnya setelah dibuktikan oleh rasa dan kasat mata semua itu bersifat palsu. Hanya tampak cantik di permukaan atau kosmetik belaka.
3. Perhatikan kepada kebutuhan
Perlu ketrampilan menyimak dan merasakan apa yang sebenarnya diinginkan oleh pelanggan. Perlu ketrampilan, kesabaran, dan pemahaman sehingga bisa memberikan respons jitu kepada pelanggan.
4. Keakraban
Buat pelanggan merasa dihargai dan merasa dihormati. Tinggal pilih mana pelanggan yang perlu banyak basa-basi atau yang maunya to the point, tapi tidak meniggalkan hal-hal penghargaan. Umumnya orang merasa senang bila dilayani secara energik dan antusias. kita semua secara jujur akan merasa nyaman bila ada orang yang memunculkan sikap positif yang dimiliki.
Senyum, penuh perhatian, berbicara jelas dan berorientasi pasti membuat siapapun akan kembali dan kembali lagi untuk memakai jasa kita. Bila saja pemimpin bisnis bisa membuat separuh saja dari SDM yang dimiliki perusahaan melakukan dan menyadari akan pelayanan prima ini, maka suatu saat tanpa disadari banyak pesanan atau permintaan yang datangnya bertubi-tubi dan bukan saja datang dari upaya pemasaran yang butuh bujet besar. Pemimpin bisnis seperti ini dapat dikatakan sebagai profi l servant leaders. Memiliki profi l servant leaders harus diawali dengan merasuk nya roh pelayanan (servant soul) kepada pribadi seseorang.
Karakteristik servant soul di antaranya, memiliki jiwa keaslian diri yaitu jiwa yang mampu mengesampingkan ego sebagai pemegang kekuasaan. Jiwa kerapuhan yang mengungkapkan bahwa tidak mungkin hidup dapat menjadi suatu kelanjutan bila tidak mau saling berbagi. Karena memang manusia bukanlah makhluk sempurna.
|
| |
| Arsip Berita |
| |
| Akuntansi Oleh Pengamanat - Metode tidak terpisah |
Nov 27, 2010 |
|
| Pengemasan busana |
Nov 1, 2010 |
|
| Jenis warna intermedier |
Nov 2, 2010 |
|
| Aktiva Lain-Lain Dalam Perbankan Syariah |
Nov 27, 2010 |
|
| Serat bulu binatang |
Nov 1, 2010 |
|
| Perbedaan akuntansi komersial dengan perpajakan |
Nov 13, 2010 |
|
| Proses penenunan |
Oct 31, 2010 |
|
| Pengertian Murabahah |
Nov 27, 2010 |
|
| Pengertian Musyarakah permanen/tetap |
Nov 27, 2010 |
|
| Klasifikasi Serat Tekstil |
Nov 1, 2010 |
|
|
|
|
|
|
|
|
| |