|
| |
| Artikel |
| |
| Bahan utama busana dan dasar lining |
| Nov 1, 2010 |
| |
| Jika bahan utama busana bersifat agak kaku seperti bahan untuk pakaian kerja, berupa jas atau semi jas, blazer dan lain-lain, hendaklah menggunakan bahan lining yang bertekstur hampir sama, seperti kain hero dan kain abutai agar dapat mengimbangi bahan luarnya. Begitu juga dengan bahan luar yang tipis dan melangsai. Untuk bahan yang melangsai sebaiknya juga menggunakan bahan lining yang lembut dan melangsai seperti kain yasanta, hvl, dan lain-lain. Bahan yang melangsai dan lembut seperti sutera, terutama bahan yang harganya mahal, lining yang digunakan hendaklah yang sebanding, dengan kata lain lining yang digunakan dapat mempertinggi mutu busana yang dibuat. Untuk bahan yang tipis atau tembus pandang seperti tile atau chiffon dapat menggunakan bahan yang mengkilat seperti saten, tetapi jika pemakai tidak menyukai bahan yang mengkilat dapat juga digunakan bahan yang lembut dan melangsai atau tidak kaku. |
| |
| Arsip Berita |
| |
| Memahami Arti Kepribadian |
Dec 28, 2010 |
|
| Bahan rayon asetat |
Nov 1, 2010 |
|
| Kesempatan pemakaian busana dan pemilihan lining |
Nov 1, 2010 |
|
| Bahan serat dari protein jagung |
Nov 1, 2010 |
|
| Akuntansi untuk perusahaan konstruksi |
Nov 13, 2010 |
|
| Alat pembuat pola busana panggung |
Oct 30, 2010 |
|
| Akuntansi Oleh Pengamanat - Metode tidak terpisah |
Nov 27, 2010 |
|
| Pengertian posisi devisa neto |
Nov 27, 2010 |
|
| Cara merancang bahan baju |
Oct 30, 2010 |
|
| Perbedaan Konteks Budaya Dalam Komunikasi |
Dec 28, 2010 |
|
|
|
|
|
|
|
|
| |